Riak ditengah belukar
Segenang riak membumbung ditengah belukar, ranting dan cabangnya berduri
Berharap bisa membedakan mana racun mana keajaiban
Aku berjalan diantaranya, tanpa sadar sesekali langkah kakiku tergenang
dan tenggelam riak yang penuh kotor...
Aku mendongakkan kepala melihat lukisan awan cinta diatas sana, tetap saja keindahannya cuma menghiburku bukan menggelayutiku.
Aku mendongakkan kepala melihat lukisan awan cinta diatas sana, tetap saja keindahannya cuma menghiburku bukan menggelayutiku.
Tapak-tapak kaki ini meninggalkan bekas merah darah..yang tak sadar mengalir dari setiap jengkal tubuhku..Ini jelas penderitaan tetapi ini adalah pilihan yang manusia harus pilih..
Tenggelam seluruhnya dalam riak atau menghabiskan merah darahnya demi bertahan diantara belukar yang berduri tajam itu...??
Tidak ada komentar:
Posting Komentar